Bandar Lampung, RuangBerita.co.id – Mengawali tahun ajaran baru 2025/2026, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana meninjau langsung pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di sejumlah SD dan SMP Negeri di wilayah Kota Bandar Lampung, Selasa (15/7/2025).
Dalam kunjungannya, Eva Dwiana—yang akrab disapa Bunda Eva—menyampaikan harapan agar para peserta didik, khususnya yang masuk melalui jalur biling (biaya pendidikan ringan) dan domisili, dapat memilih sekolah yang sesuai dengan alamat tempat tinggal mereka.
“Terutama anak-anak yang baru masuk, harus disesuaikan dengan alamat tempat tinggalnya. Alamatnya harus jelas,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa program pembagian seragam sekolah akan kembali dilaksanakan tahun ini. “Insyaallah, bulan Oktober atau November akan kita bagikan seragam sekolah. Saat ini sudah masuk tahap pengukuran,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Bunda Eva menegaskan bahwa Pemkot Bandar Lampung telah menghapuskan pungutan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) untuk semua jenjang pendidikan negeri, sebagai upaya meringankan beban ekonomi masyarakat.
“Tidak ada lagi yang namanya bayar SPP. Semuanya gratis—baik itu SD, SMP, maupun SMA. Tidak ada uang pembangunan, semuanya kita gratiskan,” tegasnya.
Untuk menekan angka putus sekolah di Bandar Lampung, Pemkot juga telah membentuk Yayasan Siger yang telah mendapatkan persetujuan dari Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. Yayasan ini menjadi solusi bagi siswa lulusan SMP yang tidak diterima di sekolah negeri atau yang terkendala biaya melanjutkan pendidikan.
“Yayasan Siger ini kita dirikan untuk menampung anak-anak yang putus sekolah atau tidak diterima di negeri. Alhamdulillah, kita didukung penuh oleh Pak Gubernur,” jelasnya.
Lebih lanjut, Wali Kota Eva Dwiana mengimbau para orang tua agar lebih aktif dalam mendampingi anak-anak, terutama di era digital yang penuh tantangan.
“Jangan hanya melihat anak ceria, tapi juga harus mendampingi. Anak-anak sekarang lebih banyak bermain gadget, jadi kita sebagai orang tua harus sering ajak mereka ngobrol,” pesannya.
Adapun sekolah-sekolah yang ditinjau Bunda Eva antara lain SMPN 41 Panjang, SMPN 2 Bandarlampung, SMPN 1 Bandarlampung, SDN Sumur Batu, SDN 1 Palapa, dan SDN 2 Rajabasa.
0 Comments