Pesisir Barat, 28 Agustus – Pesona pantai di Kabupaten Pesisir Barat seakan tiada habisnya. Selain Pantai Tanjung Setia, Labuhan Jukung, hingga Pulau Pisang, ternyata terdapat surga tersembunyi di Pekon Tembakak Way Sindi, Kecamatan Karya Penggawa. Pantai ini bahkan diklaim sebagai salah satu dari dua wilayah pesisir di Indonesia yang mengandung black stone, bebatuan hitam alami yang terbentuk melalui proses alam selama ratusan tahun.
Selain panoramanya yang memukau, Pantai Tembakak juga menyimpan potensi langka. Kontur pantainya yang terdiri dari bebatuan unik mengandung unsur black stone yang disebut hanya terdapat di dua lokasi pantai di Indonesia. Salah satunya adalah Pantai Batu Angus di Bitung, Sulawesi Utara.
Meskipun belum setenar Pantai Tanjung Setia, Labuhan Jukung, atau Pulau Pisang, Pantai Tembakak menawarkan keindahan yang tak kalah eksotis. Hamparan bebatuan kecil di sepanjang garis pantai, panorama bukit yang mengelilinginya, serta pemandangan Pulau Pisang di depan pantai membuat pengalaman wisata semakin berkesan.
Peratin Pekon Tembakak Way Sindi, Yuzwardi, menilai keunikan ini seharusnya menjadi perhatian pemerintah daerah. Ia berharap agar pemerintah dapat mensupport pengelolaan wisata ini agar dapat menjadi wisata unggulan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
“Bebatuan hitam alami yang terbentuk sejak ratusan tahun silam merupakan harta karun langka yang dapat memikat wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Pantai Tembakak patut dikembangkan menjadi zona wisata unggulan,” ungkap Yuzwardi.
Sementara itu, salah satu wisatawan, Anggun, mengaku terpesona dengan keunikan pantai ini. “Pantai Tembakak berbeda dari pantai lain yang biasa saya kunjungi. Pemandangannya menawan, ditambah adanya bebatuan yang jarang ditemukan di tempat lain. Selain itu, pantai ini juga memudahkan kami untuk menyeberang menuju Pulau Pisang,” ujarnya.
Dengan keunikan dan potensi yang dimiliki, Pantai Tembakak layak dinobatkan sebagai salah satu destinasi wisata bahari yang wajib dikunjungi di Pesisir Barat. (*)
0 Comments