JATI AGUNG, 12 Januari 2026 – Provinsi Lampung secara resmi memulai pembangunan Sekolah Rakyat, sebuah program pendidikan integratif berskala nasional. Ground breaking proyek ini dilaksanakan di kawasan Kotabaru, Desa Purwotani, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, Senin (12/1). Kegiatan ini berlangsung serentak dengan peresmian pusat oleh Presiden Prabowo Subianto di Kalimantan Selatan.
Proyek ambisius ini merupakan kolaborasi strategis antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) guna menciptakan ekosistem pendidikan yang lengkap dan modern.
Detail Proyek dan Alokasi Anggaran
Anggaran total sebesar Rp670 Miliar dari Kementerian PUPR dialokasikan untuk pembangunan di tiga lokasi berbeda di Provinsi Lampung yang mencakup jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA:
Kotabaru (Jati Agung), Lampung Selatan: Lokasi utama dengan luas lahan mencapai 95.468 m².
Kalianda, Lampung Selatan.
Sukadana, Lampung Timur.
Spesifikasi Teknis Kawasan Kotabaru
Kawasan Sekolah Rakyat di Kotabaru dirancang dengan konsep ruang terbuka hijau yang luas:
Luas Dasar Bangunan: 17.804 m².
Total Luas Bangunan: 29.991 m².
Area Terbuka (RTH): 77.674 m².
Target Penyelesaian: 240 hari kalender (estimasi rampung pada 11 Agustus 2026).
Fasilitas Pendidikan Terpadu
Sekolah Rakyat tidak hanya menyediakan ruang kelas, tetapi juga fasilitas penunjang kehidupan siswa dan guru secara mandiri (terintegrasi):
Akomodasi: Asrama putra dan putri (SD, SMP, SMA), asrama guru, serta guest house.
Fasilitas Umum: Gedung Serba Guna (GSG), Masjid dan gedung ibadah, dapur umum, serta kantin.
Olahraga & Kegiatan: Lapangan atletik, lapangan basket, dan lapangan upacara.
Target Operasional
PPK Pelaksanaan Prasarana Strategis Lampung, Arius Fedrinaldo, menyatakan bahwa pekerjaan konstruksi telah dimulai dengan pengerahan alat berat untuk pembersihan lahan.
"Jangka waktu pelaksanaan ditetapkan hingga Agustus 2026, diikuti dengan masa pemeliharaan selama 180 hari untuk memastikan kualitas bangunan tetap prima sebelum digunakan secara penuh," jelas Arius.
Acara ground breaking di Kalimantan Selatan disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela dan Kadis Sosial Aswarodi, sementara di lokasi Kotabaru dihadiri oleh perwakilan Kementerian PUPR dan jajaran teknis terkait.
Analisis Konteks: Pembangunan Sekolah Rakyat di Kotabaru menjadi sinyal positif bagi aktivasi kembali kawasan pusat pemerintahan baru Provinsi Lampung yang sempat tertunda. Dengan anggaran mencapai Rp670 miliar, proyek ini tidak hanya meningkatkan kualitas SDM, tetapi juga akan memicu pertumbuhan ekonomi lokal di sekitar Jati Agung, Kalianda, dan Sukadana melalui penyerapan tenaga kerja konstruksi dan penyediaan material lokal.
0 Comments