Pesisir Barat — Satuan Tugas (Satgas) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Barat bergerak cepat melakukan evakuasi pohon tumbang di sejumlah titik wilayah pada Senin malam (16/02). Kejadian tersebut dipicu oleh intensitas hujan tinggi disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Pesisir Barat sejak pukul 18:30 WIB.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pesisir Barat, Roby Arfan, S.H., M.M., menyampaikan bahwa beberapa lokasi terdampak telah berhasil ditangani, sementara hingga pukul 23:00 WIB personel lainnya masih berada di lapangan untuk penanganan lanjutan di titik berbeda. Upaya evakuasi dilakukan guna memastikan keselamatan pengguna jalan serta mencegah terjadinya kemacetan dan potensi kecelakaan.
Di wilayah Satgas Pemerihan Bangkunat, tim telah berhasil mengevakuasi pohon tumbang yang berada di depan SMP Negeri 4 Krui. Setelah penanganan tersebut, personel langsung bergerak menuju dua titik pohon tumbang lainnya di sekitar kawasan hutan Sedayu untuk dilakukan pembersihan dan pengamanan jalur. Sementara itu, Satgas Labuhan Mandi Way Krui tengah melakukan evakuasi di titik kedua yang berlokasi di Jalan Lintas Krui–Liwa Pal 8 Pekon Labuhan Mandi.
Sebelumnya, Satgas juga telah menangani pohon tumbang di Jalan Lintas Krui–Liwa Pal 6 Pekon Labuhan Mandi. Dalam peristiwa tersebut, satu unit truk sempat tertimpa pohon, namun berhasil dievakuasi tanpa adanya korban jiwa. Kendaraan yang terdampak telah dapat melanjutkan perjalanan dan arus lalu lintas di lokasi kejadian kembali normal setelah proses pembersihan selesai dilakukan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu. Tim kami terus bersiaga dan siap melakukan penanganan cepat di lapangan,” ujar Roby Arfan.
BPBD Kabupaten Pesisir Barat juga mengingatkan masyarakat, khususnya para pengendara yang melintasi jalur rawan pohon tumbang, agar selalu berhati-hati, mengurangi kecepatan saat hujan deras dan angin kencang, tidak berteduh di bawah pohon besar, serta segera melaporkan kejadian darurat kepada pihak berwenang. Pemerintah daerah bersama unsur terkait akan terus melakukan pemantauan kondisi cuaca dan kesiapsiagaan personel demi menjaga keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama. (*)

0 Comments