BANDAR LAMPUNG — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung memberikan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Provinsi Lampung yang menetapkan infrastruktur jalan sebagai prioritas utama pembangunan. Kebijakan ini dinilai sebagai respons tepat atas kebutuhan riil masyarakat yang sangat bergantung pada kelancaran akses transportasi.
Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Mukhlis Basri, menyatakan bahwa di tengah keterbatasan anggaran, pemerintah daerah harus jeli menetapkan skala prioritas agar dampak pembangunan terasa langsung oleh publik.
Dampak Masif Kerusakan Jalan
Politikus Partai Gerindra ini menyoroti bahwa kerusakan jalan di sejumlah wilayah sudah pada tahap yang mengkhawatirkan. Hal ini tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga secara signifikan mengganggu jalur distribusi barang dan jasa yang menjadi tulang punggung ekonomi Lampung.
“Kerusakan jalan cukup masif dan itulah yang paling dirasakan masyarakat sekarang. Jalan memiliki dampak langsung terhadap akses layanan publik dan pergerakan ekonomi daerah. Ini adalah kebutuhan paling mendesak,” tegas Mukhlis, Senin (14/02/2026).
Keseimbangan dengan Sektor Irigasi
Mukhlis mengklarifikasi bahwa fokus pada jalan bukan berarti mengabaikan sektor Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA). Namun, ia menilai pembangunan jaringan irigasi di Lampung dalam beberapa tahun terakhir sudah mencapai tahap optimal.
Strategi alokasi anggaran sektor pengairan saat ini meliputi:
Fokus Pemeliharaan: Anggaran diarahkan untuk menjaga fungsi jaringan irigasi yang sudah ada agar tetap maksimal.
Efisiensi Pembangunan Baru: Membatasi proyek fisik irigasi baru guna mengalihkan pendanaan ke rehabilitasi jalan provinsi yang rusak berat.
Optimalisasi Fungsi: Memastikan distribusi air ke lahan pertanian tetap berjalan tanpa hambatan teknis yang berarti.
Akselerator Ekonomi Daerah
DPRD Lampung berharap dengan fokus anggaran yang tepat sasaran, konektivitas antarwilayah di Lampung dapat segera membaik. Perbaikan jalan yang berkelanjutan dipandang sebagai kunci utama untuk menurunkan biaya logistik dan meningkatkan daya saing komoditas unggulan Lampung di pasar nasional maupun internasional.
Komisi IV berkomitmen untuk terus mengawasi realisasi pengerjaan fisik di lapangan guna memastikan kualitas jalan yang dibangun memiliki durabilitas tinggi dan sesuai dengan spesifikasi teknis.
0 Comments