BANDAR LAMPUNG — Konflik berkepanjangan antara gajah dan manusia di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) kini mendapat atensi khusus dari tingkat tertinggi pemerintahan. Anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Muhammad Reza Berawi, menegaskan bahwa keterlibatan langsung Presiden Prabowo Subianto adalah sinyal kuat bahwa masalah ini telah naik kelas menjadi persoalan nasional yang memerlukan solusi komprehensif.
Legislator dari Fraksi Gerindra ini menilai, kolaborasi antara Pemerintah Pusat dan Pemprov Lampung merupakan langkah strategis untuk mengakhiri tumpang tindih kebijakan yang selama ini menghambat penyelesaian di lapangan.
Solusi Komprehensif: Lebih dari Sekadar Memindahkan Gajah
Reza Berawi menekankan bahwa penanganan konflik tidak boleh lagi bersifat reaktif atau setengah-setengah. Dimensi persoalan di TNWK sangat kompleks, mencakup kerusakan lahan tani, ancaman nyawa warga, hingga kelestarian satwa dilindungi.
Langkah-langkah yang didorong oleh DPRD meliputi:
Koordinasi Lintas Sektor: Melibatkan kementerian terkait, pengelola TNWK, aparat penegak hukum, hingga pemerintah daerah.
Pemetaan Teknis & Kebijakan Terpadu: Memastikan dukungan anggaran pusat mengalir tepat sasaran ke Pemprov Lampung untuk mitigasi konflik.
Pendekatan Humanis: Melibatkan masyarakat penyangga sebagai subjek kebijakan, bukan sekadar objek, guna memastikan keselamatan dan keberlangsungan hidup mereka.
“Jangan sampai negara hadir hanya untuk menjaga gajah, tetapi abai terhadap keselamatan masyarakat. Penanganan harus menyeluruh: adil bagi kelestarian satwa dan berkeadilan hukum bagi warga terdampak,” tegas Reza, Minggu (25/1/2026).
Kejelasan Kewenangan dan Pengawasan
Tumpang tindih kewenangan antara Pusat (melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) dan Daerah selama ini dinilai memperlambat penanganan teknis. Dengan adanya arahan langsung dari Presiden, diharapkan soliditas antar-instansi meningkat, terutama dalam penyediaan fasilitas mitigasi permanen.
DPRD Provinsi Lampung berkomitmen menjalankan fungsi pengawasan secara ketat untuk memastikan kolaborasi ini menghasilkan langkah konkret, seperti:
Pembangunan pembatas/sekat yang lebih efektif dan permanen.
Skema kompensasi yang adil bagi lahan pertanian warga yang rusak.
Edukasi dan pemberdayaan masyarakat sekitar TNWK dalam penanganan satwa.
“Kami akan memastikan sinergi Presiden Prabowo dan Pemprov Lampung bukan sekadar wacana sesaat, melainkan solusi jangka panjang demi terjaganya kawasan strategis nasional Way Kambas,” pungkasnya.
0 Comments