Dalam upaya memperkuat sinergi dan koordinasi penanggulangan bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pesisir Barat menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Provinsi Lampung pada Senin, 23 Februari 2026.
Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Pesisir Barat, Roby Arfan, SH., MM., bersama Kepala Stasiun Meteorologi Radin Inten II Lampung, Nanang Buchori, S.P. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem peringatan dini di wilayah Kabupaten Pesisir Barat yang dikenal memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana hidrometeorologi.
Plt Kepala BPBD Pesibar, Roby mengatakan, Kabupaten Pesisir Barat sendiri termasuk daerah yang rentan terhadap angin kencang, banjir, tanah longsor, hingga gelombang tinggi, terutama saat musim penghujan dan peralihan musim. Kondisi geografis yang berada di pesisir Samudera Hindia turut meningkatkan potensi risiko bencana cuaca ekstrem.
Roby melanjutkan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas mitigasi dan kesiapsiagaan bencana.
“Melalui MoU ini, kami berharap koordinasi dalam penyampaian informasi cuaca ekstrem dan potensi bencana dapat dilakukan lebih cepat, akurat, dan terintegrasi, sehingga upaya pencegahan dan penanganan dapat dilakukan secara efektif,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Stasiun Meteorologi Radin Inten II Lampung menyampaikan komitmen BMKG dalam mendukung pemerintah daerah melalui penyediaan data dan informasi meteorologi, klimatologi, serta geofisika yang valid dan berkelanjutan.
Kerja sama tersebut mencakup penyediaan serta pemanfaatan data cuaca, pelaksanaan diseminasi informasi peringatan dini kepada masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui sosialisasi dan pelatihan, hingga koordinasi teknis dalam situasi darurat kebencanaan.
Dengan adanya Nota Kesepahaman ini, sistem peringatan dini di Kabupaten Pesisir Barat diharapkan semakin optimal dan responsif, sehingga mampu meminimalisir risiko serta dampak bencana bagi masyarakat.
BPBD Pesisir Barat pun berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan daerah yang tangguh, tanggap, dan siap menghadapi berbagai potensi bencana. (*)

0 Comments