Jakarta, 21–22 April 2026 — Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat terus berupaya memperkuat tata kelola keuangan daerah dengan mengikuti Workshop Penguatan Pengelolaan Fiskal dan Ekonomi Daerah Level Pimpinan Angkatan III Tahun 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan.
Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Barat, Tedi Zadmiko hadir langsung didampingi Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Mizar Dianto. Workshop yang berlangsung di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pajak ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas Aparatur Pengelola Keuangan Daerah (APKD) melalui kolaborasi lintas unit di lingkungan Kementerian Keuangan.
Program ini dirancang secara terstruktur, sistematis, dan masif guna mendorong peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah, baik pada aspek strategis, operasional, hingga administratif. Sejumlah materi penting dibahas, mulai dari perencanaan dan penganggaran, pelaksanaan belanja daerah, optimalisasi pendapatan, manajemen aset, pembiayaan dan investasi, hingga penguatan manajemen risiko dan integritas.
Workshop dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan, Sudarto, yang dilanjutkan dengan sesi Executive Dialogue bertema isu terkini pengelolaan fiskal daerah. Sesi ini menghadirkan sejumlah narasumber nasional, di antaranya Askolani, Halilul Khairi, serta Agus Fatoni.
Selain itu, peserta juga mengikuti diskusi panel yang menghadirkan berbagai lembaga, seperti Komisi Pemberantasan Korupsi, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan. Pembahasan difokuskan pada integrasi perencanaan dan penganggaran, percepatan realisasi belanja, pengendalian internal, optimalisasi aset, serta penggalian potensi pajak dan retribusi daerah.
Sebagai bagian dari evaluasi, kegiatan ini dilengkapi dengan pre-test, post-test, serta simulasi penyusunan kebijakan guna mengukur efektivitas pembelajaran.
Sekretaris Daerah Pesisir Barat, Tedi Zadmiko, menegaskan bahwa keikutsertaan dalam workshop ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kapasitas pengelolaan keuangan daerah.
“Kegiatan ini sangat penting bagi kami, khususnya dalam memperkuat pemahaman terkait pengelolaan fiskal daerah yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi daerah, terutama dalam hal optimalisasi pendapatan, pengelolaan aset, serta penguatan perencanaan dan penganggaran,” ujarnya.
Ia menambahkan, hasil dari workshop tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.
“Kami berkomitmen untuk mengimplementasikan ilmu dan strategi yang diperoleh ke dalam kebijakan dan program daerah, sehingga pengelolaan keuangan dapat semakin optimal dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Melalui partisipasi ini, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat diharapkan mampu meningkatkan kapasitas kelembagaan serta kualitas kebijakan fiskal daerah, guna mendorong pengelolaan keuangan yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel demi pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. (*)

0 Comments