Resmi Dibuka, APEKSI Outlook 2025 Jadi Momentum Sinergi 56 Wali Kota dan Kebangkitan UMKM di Bandar Lampung

 


BANDAR LAMPUNG – Kegiatan nasional APEKSI Outlook 2025 resmi dibuka dengan penuh kemeriahan di Kota Bandar Lampung, Sabtu (20/12/2025). Pembukaan forum strategis ini diawali dengan senam bersama khas Lampung, Tabola Bale, yang diikuti oleh 56 wali kota se-Indonesia beserta ratusan warga di kawasan ikonik Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Siger Milenial.

Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, bersama Wakil Wali Kota Deddy Amarullah, menyambut langsung para kepala daerah dalam momentum yang menjadi pusat kolaborasi antarpemerintah kota tersebut.

Geliat Ekonomi: 600 Stan UMKM Padati Jalan Dr. Susilo

Salah satu sorotan utama dalam rangkaian pembukaan ini adalah peninjauan pameran produk lokal. Sebanyak 600 stan yang diisi oleh 300 pelaku UMKM binaan Pemkot Bandar Lampung memadati sepanjang Jalan Dr. Susilo.

Para wali kota dan delegasi berkesempatan melihat langsung beragam produk unggulan, mulai dari kerajinan tangan khas Lampung hingga aneka kuliner olahan. Langkah ini merupakan komitmen Pemkot Bandar Lampung dalam mempromosikan ekonomi kreatif daerah ke kancah nasional.

Begawi Jejama: Kerja Bersama untuk Indonesia

Dalam sambutannya, Wali Kota Eva Dwiana menjelaskan esensi dari prosesi Begawi Jejama yang menjadi tema besar acara. “Begawi berarti bekerja dan Jejama berarti bersama. Tradisi ini mencerminkan semangat kerja kolektif dan nilai luhur untuk memperkuat ikatan sosial. Melalui semangat ini, kita ingin menyongsong tahun 2026 dengan optimisme untuk mewujudkan pemerintah kota yang maju dan berdaya saing,” ujar Eva.

Solidaritas dan Pembahasan Isu Strategis

Di tengah suasana semarak, Eva Dwiana juga mengajak seluruh peserta untuk menunjukkan solidaritas nasional dengan mendoakan daerah-daerah yang tengah dilanda bencana, seperti di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Selain ajang silaturahmi, APEKSI Outlook 2025 dimanfaatkan para pimpinan kota untuk membahas isu-isu krusial, di antaranya:

  • Tantangan Fiskal Daerah: Strategi kemandirian ekonomi kota di tahun mendatang.

  • Manajemen Kebencanaan: Penguatan koordinasi mitigasi bencana antardaerah.

  • Sinergi Pemerintah Kota: Penyelarasan program pembangunan guna mendukung agenda nasional.

Melalui forum ini, Bandar Lampung tidak hanya berperan sebagai tuan rumah, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bersama bagi seluruh pimpinan kota untuk menciptakan inovasi pelayanan publik yang lebih tangguh dan responsif.

0 Comments