Sukses Terapkan Teknologi PM-AAS, Desa Rama Nirwana Jadi Percontohan Kelompok Tani Antardaerah

  


 LAMPUNG TENGAH — Penerapan teknologi pertanian modern yang dipadukan dengan pemanfaatan Pupuk Hayati Cair (PHC) terbukti efektif mendongkrak produktivitas serta mempercepat masa panen padi di Desa Rama Nirwana, Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah, Kamis (20/8/2026).

Sejumlah petani setempat melaporkan adanya peningkatan produktivitas yang signifikan usai mengaplikasikan PHC. Suyono, salah seorang petani dari kelompok tani setempat, menyebut hasil panen padinya yang semula berkisar 5,2 hingga 5,5 ton per hektare naik menjadi 6,5 ton per hektare.

"Biasanya musim rendeng dapat 5,2 sampai 5,5 ton, setelah menggunakan PHC bisa naik sampai 6,5 ton per hektare. Hasilnya sangat bagus dan batang tanaman jauh lebih kuat," ungkap Suyono.

Selain mendongkrak hasil panen, penerapan paket teknologi Pertanian Modern-Advanced Agricultural System (PM-AAS)—seperti penggunaan silika, hormon, dan pengondisian pH tanah—juga berhasil mempercepat masa maturasi tanaman sehingga waktu panen maju hingga 10 hari.

Merespons keberhasilan tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mendorong Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) untuk terus memperkuat kemandirian sarana produksi, mulai dari pembuatan pupuk hayati mandiri hingga pengelolaan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) berbasis unit usaha kelompok.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal juga menekankan pentingnya semangat gotong royong dalam mengatasi tantangan ketersediaan air saat musim kemarau, salah satunya melalui skema tata kelola pompa air dengan sistem bayar setelah panen (yarnen).

"Pemerintah memberikan bantuan pompa, tetapi jumlahnya terbatas. Sambil menunggu pengadaan bertahap, kita dorong gotong royong pemanfaatan air bersama di tingkat Gapoktan agar seluruh lahan persawahan tetap teraliri," pukas Gubernur.

Keberhasilan pengelolaan 95 persen lahan produktif serta kekompakan penanganan hama terpadu di Desa Rama Nirwana kini menjadikan wilayah tersebut sebagai percontohan studi tiru bagi kelompok tani dari berbagai daerah di Provinsi Lampung.

0 Comments