LAMPUNG BARAT — Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, menginstruksikan seluruh peratin (kepala desa) di wilayahnya untuk segera melakukan pendataan ulang terhadap warga kurang mampu yang namanya terhapus dari daftar kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan.
Instruksi tegas tersebut disampaikan Bupati Parosil Mabsus di hadapan jajaran pemerintah pekon dan jamaah saat menghadiri pengajian Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan di Masjid Al Hidayah, Pekon Muara Jaya II, Kecamatan Kebun Tebu, Minggu (13/9/2026).
Langkah penataan ulang ini diambil menyusul banyaknya keluhan dari masyarakat yang masuk dalam kualifikasi kemiskinan desil 1, 2, dan 3, namun mendadak tidak lagi ter-cover dalam skema BPJS PBI yang ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
"Pak Peratin. Tolong nanti didata ya, mana masyarakat yang masuk desil satu, dua, dan tiga, tapi terhapus dari pada dana PBI sehingga tidak memiliki BPJS. Agar dibantu oleh Dinas Sosial," ujar Bupati Parosil Mabsus, Minggu (13/9/2026).
Parosil menegaskan bahwa kevalidan data tersebut sangat penting agar tidak ada satu pun warga tidak mampu di Lampung Barat yang terhalang atau tidak mendapatkan akses pelayanan kesehatan saat membutuhkan perawatan medis di fasilitas kesehatan.
"Supaya jangan terjadi hal yang tidak kita inginkan. Masyarakat kita mau berobat tapi tidak mendapatkan pelayanan kesehatan," tegasnya.
Pentingnya Teladan Rasulullah dan Ketahanan Keluarga
Selain menyoroti pemenuhan hak jaminan kesehatan masyarakat, dalam momentum peringatan Maulid Nabi tersebut Bupati Parosil mengajak masyarakat untuk senantiasa menjadikan Rasulullah SAW sebagai suri tauladan utama dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menekankan bahwa pengajian dan kegiatan keagamaan harus memberi dampak serta manfaat nyata, dimulai dari penguatan keharmonisan internal dalam rumah tangga.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan, Masudi, menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi ini diselenggarakan sebagai ikhtiar bersama masyarakat Pekon Muara Jaya II untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, silaturahmi, serta meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan bermasyarakat.
0 Comments